TUJUH PULUH DUA

864 Kata

Kenji mengemudikan mobilnya gila-gilaan menuju sebuah vila yang berada di pinggir kota Bandung. Kenji sungguh tak tahu kalau akhirnya akan menjadi begini. Dia betul-betul telah menganggap Aroo selayaknya kakaknya sendiri, tetapi kenapa Aroo justru dalang dari semua ini? Kenji bahkan meminta secara khusu pada laki-laki itu untuk menemani Dae. “Bodoh! Bodoh! Kamu bodoh, Kenji! Bodoh!” Kenji tak dapat berhenti mengumpati dirinya sendiri. Padahal niatnya ia ingin melindungi Dae, tetapi ia justru mengantarkan petaka itu sendiri pada Dae. Kalau sampai terjadi apa-apa pada Dae, Kenji tak akan pernah memaafkan dirinya sendiri. Kenji mengetahui semua itu, setelah usahanya mendesak Zee. Ia kalap, terus mendesak Zee untuk memberitahukan di mana posisi orang yang menculik Dae. Zee tak memberitahunya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN