ENAM PULUH LIMA

891 Kata

Dae berlari terburu-buru, ia sudah telat untuk acara mapala hari ini. Sialan. Karena kemarin baru pulang larut malam, Dae jadi bangun kesiangan padahal hari ini adalah acara inti dari hut mapala. Kemarin setelah selesai dari tempat karaoke, Dae dan Randu tak langsung pulang, mereka berkeliling tanpa arah mengelilingi kota bandung. Kendati hari ini harus telat, dan mendapat tatapan tajam dari para senior sewaktu ia tiba, Dae sama sekali tak menyesali keputusannya semalam. Lantaran hari ini, perasaannya terasa jauh lebih baik. Seharian penuh acara tersebut, Dae berusaha keras menghindari interaksi dengan Kenji bahkan juga berusaha agar tak melihat tampang pemuda itu. Walau tentu saja sulit sekali. Dae tak mau memusingkan perkara itu, ia hanya ingin menghabiskan kegiatannya hari ini dengan p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN