ENAM PULUH TIGA

684 Kata

“A, sebenernya ada apa sama Aa dan Dae?” Kenji yang saat itu tengah mengerjakan tugas di atas ranjang, tidak menghiraukan pertanyaan yang tiba-tiba datang dari adik tirinya itu. Randu berdeca gemas. “Bukannya kalian kemarin masih baik-baik aja? Aku bahkan bisa lihat gimana senengnya Aa waktu kalian udah kembali lagi setelah masalah Manik selesai kemarin. Tapi sekarang kenapa malah gini? Kenapa Aa justru bikin Dae nangis? Kenapa Aa nyakitin Dae sampai kayak gitu? Mau Aa apa sebenernya?!” Nada suara Randu kian membesar di akhir katanya. Merasa semakin geram lantaran Kenji yang terus-menerus mengabaikannya seolah-olah dia hanyalah makhluk astral di sana. “A—“ panggil Randu sekali lagi, tetapi kini Kenji memotong ucapannya. “Kamu yang kenapa, Randu.” Tatapan datar Kenji mengarah pada manik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN