Di balik candaan seorang laki-laki terhadap perempuan sedikit-banyak mengandung keseriusan didalam nya. Apa lo percaya? *** "Lo ngapain, sih?" tanya Bayu membuat Aqila mengangkat wajah. Aqila membelokkan laptopnya ke arah Bayu. Disana tertera jelas rekaman kejadian dua tahun lalu yang sempat Nara alami. Bayu mereplay nya ulang. Alisnya berkerut melihat kenjangalan di menit tigapuluh lima, lalu semua terjadi begitu cepat, Bayu terpengarah melihat rekaman itu dengan refleks mengebrak meja Cafe tempat mereka singgah. Aqila melotot tajam, "Ini Cafe pi.. Plis jaga sikap." ucap Aqila menekankan. Ia menoleh kekanan-kiri dengan mengumam kata maaf. Ya sebenarnya saat Aqila beepamitan tadi hanya untuk sekedar memberi waktu untuk Nara juga Jovan. Dan sinilah mereka sekarang. Aqila menerima emai

