Episode anak anakku merangkak dan berakhir dengan mereka yang nyungsep dari tempat tidur, akhirnya sampai juga pada episode mereka belajar berjalan. Membuat tambah pusing lagi, karena mereka suka merembet di tembok atau tepi ranjang untuk berpegangan. Pada siapa pun minta di pegang tangannya supaya bisa jalan atau menendang bola. “Pinggang opa encok De, istirahat dulu” pinta papaku lalu menggendong Erdo. Ayah mertuaku tertawa dan ikutan menggendong Barra. Tentu saja anak anakku berontak dan minta turun lagi di lantai. “Udah pah biarin aja, kan masih kelihatan” kata istriku santai. Akhirnya suster yang jadi ketempuhan, harus berjaga kalo mereka mulai berdiri lagi, menyusuri tepi meja. Buat gemes sebenarnya dan aku jadi sering mengganggu mereka sampai mereka menjerit dan istriku ngamuk.

