Setelah sekian tahun, aku harus merasakan lagi mengawal ABG seperti dulu aku mengawal Kalila dan Gladis. Berisik sekali Maura di bangku belakang menelpon teman temannya dengan nada girang. Sedangkan Kimmy duduk anteng di sebelahku di bangku depan mobil. Seperti dejavu. Kalo dulu karena aku masih ABG juga, jadi aku ikutan nyanyi nyanyi, karena sekarang aku sudah jadi bapak bapak, aku hanya tertawa, mendengar Kimmy dan Maura yang bernyanyi mengikuti lagu yang di putar di radio mobil. “Teman teman kalian nunggu dimana?” tanyaku begitu sampai mall tujuan. Sudah seperti orang benar, aku nenteng tas laptop sementara Kimmy merangkul tanganku dan Maura berjalan sendiri di depan kami berdua. “Aku tanya satpam dulu” pamit Maura setelah menyebutkan coffee shop tempat teman temannya menunggu. “Di

