62.Agresi 1

3101 Kata

Setelah acara pengambilan sumpah yang membuat semua orang yang hadir mendadak pea,akhirnya aku dan Kezia di persilahkan naik ke pelaminan.Ayah mertuaku dan papaku menemani kami.Sisa tamu keluarga dan teman terdekat,sudah pindah dan berkumpul di area makanan prasmanan khusus tamu VVIP.Untuk sebelum make up tadi,aku dan Kezia sudah makan,kalo tidak pasti sudah kelaperan,karena tamunya banyak sekali.Papaku benaran mengundang banyak orang. “Ini lebaran bukan sih Yang?.Apa karena kita president sama ibu negara,jadi tamunya gak abis abis?”bisiknya pea lagi. Aku tertawa pelan sambil menanggapi tamu tamu yang berniat salaman. “Yang bukan jawab,ini tamu kapan abisnya?”tanyanya lagi berbisik. “Udah salaman aja,tar juga sepi”jawabku malas menanggapi lebih jauh pertanyaannya. Kezia menurut diam,l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN