Berhenti, aku tak ingin tersiksa dengan perasaan ini. *** Selama beberapa hari ini, Dennis kehilangan semangat hidup hingga membuat para sahabatnya kebingungan untuk membuat cowok itu kembali tersenyum. Setiap Dennis mengeluarkan motornya hendak berangkat ke sekolah, selalu bertepatan dengan kedatangan Caka, berakhir dengan dirinya dan Cessa saling melempar tatapan dalam diam, mengabaikan pandangan curiga Caka. "Jadi, lo nyerah?" Dennis yang sejak tadi tak mengindahkan pembicaraan di sekitarnya menoleh. Diran duduk di atas meja, menyampingkan badan pada Dennis. Kebetulan guru bahasa inggrisnya sedang menghadiri seminar sehingga hanya memberikan tugas. Menghela nafas, Dennis menatap sahabatnya. "Gue sempet berpikir, mungkin kalau gue menghilang dia bakal cari gue," ujarnya tersenyum m

