"Jadi apa yang mau lo omongin?" tanya Samudera saat mereka baru mendudukan badan. Cessa menatap cowok itu dengan tatapan penuh penyesalan. "Sorry ya, Sam." Samudera mengernyit tak paham. "Why? What happened?" Ia tersenyum tegar dan menggelengkan kepala. "Sam, gimana perasaan lo sekarang sama gue?" "Apa lo lagi ngalihin pembicaraan?" tanya cowok itu. Samudera mengucapkan terima kasih pada waiters, beralih kembali pada cewek di depannya. "Enggak," elak Cessa. "Gue cuma ngerasa harus minta maaf aja." Bukan Samudera jika tidak dapat membaca setiap gerak gerik cewek itu. Dua tahun bersahabat membuatnya paham tentang Cessara. "Bilang aja, bukannya ini tujuan lo ngajak ketemu?" "Sam." Cessa membasahi bibirnya yang terasa kering. Rasanya terlalu jahat mengatakan ini, tapi baik sekarang maup

