Demi Kebaikan, Katanya

1234 Kata

Mereka, para orang dewasa selalu mengagungkan kata 'demi kebaikan' tanpa menyadari satu hal. Mereka mengabaikannya. Menganggap itu masalah sepele. Ya, ini hanya tentang perasaan yang bagi mereka tak lebih penting dari apapun, bahkan air mata sekalipun. *** Cewek itu menuruni tangga sambil bersenandung kecil. Kehadiran kedua orang tuanya yang jarang berada di rumah membuat senyumnya mengembang. Setidaknya mereka mampu mengalihkan pikirannya yang sejak kemarin terus tertuju pada tetangga depan rumahnya. "Pagi ma, pa!" sapanya mendudukan diri di kursi ruang makan. "Pagi juga sayang," balas sang mama. Sedang lelaki paruh baya yang sedang menerima telepon hanya mengangguk, lanjut berbicara dengan sekertarisnya. Masih pagi tapi udah sibuk. Gerutunya dalam hati. "Kamu berangkat sama siapa?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN