Sesuai perkataan Edgar tadi, pria itu kini membawa Aletha terlebih dahulu untuk berganti pakaian. Sebenarnya bukan karena Aletha yang terlihat kekanakan ataupun tidak pantas menggunakannya, hanya saja baju overall yang dia gunakan hanyalah sebatas lutut. Malam hari ini sangat dingin dan anginnya juga kencang. Kalau bukan karena Edgar tidak mau Aletha sakit dan menyusahkannya, tidak akan dirinya membawa Aletha ke toko baju dan menghabiskan sebagian waktunya untuk menunggu gadis itu mencoba begitu banyak pakaian. Apalagi sekarang dirinya sudah sangat lapar. “Apa bedanya sama bajuku yang tadi? Sama-sama overall.” Aletha yang diberikan baju yang sama pun kebingungan. Perbedaan kedua baju itu terletak pada panjangnya saja. Sekarang overall yang dipakai Aletha jauh lebih panjang yang t

