-St Ives- Sebuah brankar didorong oleh seorang perawat, Clara dan juga Nico. Esther berbaring di atasnya setelah tiba-tiba tak sadarkan diri saat menjalani terapi. Nico langsung memberikan pertolongan pertama pada Esther. Beberapa saat kemudian Nico dan perawat keluar dari ruangan IGD. Clara sudah menunggunya sambil memasukkan kedua tangannya pada saku jas dokternya. “Bagaimana keadaannya?” “Sudah stabil. Ia hanya istirahat sekarang.” Clara menghela nafas panjang, “Syukurlah. Mungkin kita terlalu memaksakan terapi ini padanya.” Nico menatap Clara dengan penuh tanda tanya apa yang sebenarnya terjadi di dalam ruangan saat Esther terapi. “Kami melakukan terapi seperti yang lalu. Aku membuatnya lebih rileks kemudian membuatnya masuk ke dalam alam bawah sada

