Pagi ini, dengan keteguhan hati yang baru, Indira berjalan meninggalkan rumah Darius. Senyum manis penuh semangat yang disunggingkan tante Sukma menjadi support tersendiri untuk Indira. Ya, setelah ceramah panjang lebar yang diberikan Darius dalam curhatnya semalam, Indira memutuskan untuk bangkit. Dia bertekad, seburuk apapun akibat yang ditimbulkan karena cintanya yang merana pada Ibra, tak akan mampu melemahkan jiwanya. Indira memang harus kuat, dia harus bangkit. Seperti apa yang dikatakan Darius tadi malam ... “Kalau kamu merasa kamu tak pantas untuk seorang Ibra, kamu salah, Indira ! Jangan merendahkan diri hanya karena dia lelaki kaya, tampan menurutmu atau apalah. Tapi berusahalah, bahwa kamu pantas untuk siapapun !” Darius berkata dengan suara mantab dan berapi-api. Sementara

