Theo mengembuskan napasnya samar sembari bersandar pada dinding tembok di belakangnya, pemuda itu mengangkat wajah menatap Agam yang berdiri di depannya dengan alis bertautan. Keduanya masih kompak menghela napas karena belum mendapatkan kabar tentang Erisa yang sedari kemarin mereka cari keberadaannya. Dari informasi yang mereka dapat dari Romeo yang berusaha mengoreknya dari Syahid, tidak ada satu pun petunjuk mengenai Erisa. Syahid juga tidak menjelaskan secara detail, masih membuat Theo dan juga yang lain curiga akan gerak-geriknya. “Apa gak sebaiknya lapor polisi saja? Kalau cuma nunggu kayak orang b**o begini, gimana kita bisa tau dimana cewek itu,” “Pengennya sih gitu, tapi dari informasi yang Romeo katakana kalau Erisa pernah keluar dari rumahnya malam-malam dan itu dia pergi d

