Dameeka setia menemani Cindy ke klinik desanya yang ternyata lumayan jauh dari tempat tinggal mereka sesuai dengan perkataannya dulu. Wanita paruh baya itu senantiasa selalu hadir di kehidupan Cindy, apabila gadis muda itu tampak membutuhkan bantuan darinya. Setelah sebulan Cindy di sana, gadis itu sungguh merasa hidup bagaikan sebatang kara tanpa sanak keluarga di sisinya. Namun dirinya tak merasa sulit atau sedih, karena ini sudah menjadi konsekuensinya yang memilih hidup menjauh dari siapapun. Mengingat dirinya sendiri sedang hamil, Cindy harus yakin dan kuat agar bayi yang di kandungnya selalu sehat tanpa kekurangan apapun. Meskipun terkadang dia merasa sedikit kesusahan, apalagi tempat yang ia tinggali merupakan daerah terpencil dan jauh dari perkotaan serta jarang mendapatkan kend

