Ck, kabur

1176 Kata

Brakk... Tanpa menoleh pun, William sangat tahu siapa yang membuka pintu secara kasar. "Kamu nyebelin banget sih." Bianca bersungut-sungut masuk ke dalam kamar nya, ia duduk di pinggir ranjang sambil menatap William penuh garang yang sedang mencukur bulu-bulu cantik di dagunya. "Semalem aku nungguin kamu beneran loh, tapi kamu malah klayapan nggak jelas gitu. Bilang donk kalo ada urusan lain. Untung ada Filo jadi aku bisa alasan lain sama mereka. Lagian kemana saja kamu semalam, mabuk-mabukan? Awas aja aku aduin kamu sama om Daren, biar di jitak otakmu yang soak itu." ancamnya kesal. Bianca mengoceh ngalor ngidul sampai mulutnya berbusa tapi William sama sekali tak menggubrisnya, ia menutup pintu kamar mandi dan memutuskan bebersih dari pada meladeni gadis itu. "Will...! Kamu denger

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN