"Selamat malam, maaf terlambat." Shaka, Tita dan Atta yang sedang sibuk menunggu pesanan menoleh bersamaan pada sumber suara. Seorang wanita cantik berbalut dress warna pastel berdiri di depan gazebo. Rambut digerai dengan sebuah jepit kecil di sisi kanan. Make up flawless yang sederhana tapi terlihat anggun serta warna pastel yang menyatu sempurna dengan kulitnya. Cantik sekali. 'Duh, cantik banget. Berasa kek upik abu,' gumam Tita dalam hatinya. Tita melirik sendiri penampilannya. Celana jeans, kaos oblong, sweter tipis dan sepatu cats yang warnanya sudah berubah dari putih menjadi abu-abu. Benar-benar tak ada apa-apanya jika dibanding wanita di depannya. Gadis muda itu melirik ke arah Shaka dan Atta bergantian. Kedua lelaki itu tak henti memandang dengan mata berbinar. 'Dasar cowo

