Witing Tresno Jalaran Soko Gelibet

1003 Kata

"Belum ada makanan kenapa udah baca doa makan aja, Tit?" Tita mendongak, di tangga sudah ada Adel yang sedang berjalan turun. "Serem nih, temen kamu. Sodaraan sama Sumanto kali, ya?" timpal Shaka. Tita yang masih belum paham maksud ucapan Shaka dan Adel hanya menautkan kedua alis. Bingung. "Sumanto? Sumanto sapa?" tanya Tita dengan posisi yang sudah duduk dengan benar. "Sumanto si pemakan bangkai. Kamu malah lebih extrim, makannya manusia yang masih hidup." Tita masih berusaha mencerna apa yang diucapkan oleh Shaka. Dia menoleh ke arah Adel, gadis itu menggidikkan bahu sembari menahan senyum. "Kalian kenapa, sih?" tanya Tita masih bertahan dengan sikap lemotnya. Shaka tak bisa menahan tawa melihat ekspresi Tita. Dia tak menyangka gadis galak itu kalau sudah oleng malah lupa akan ban

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN