Shaka bangkit dari tempatnya, berjalan menuju dapur tempat para perempuan berkumpul. Di sana, ada sang mama yang sedang menyiapkan makan untuk dua gadis yang sudah duduk manis di meja makan. Shaka sedikit bingung, perasaan tadi dia tak melihat mamanya di mana pun, kenapa sekarang tahu-tahu ada di sini? "Loh, Ma. Kok tadi gak ada?" tanya Shaka seraya mengambil tempat duduk di samping Adel. "Mama tadi ada di belakang. Lagi berjemur," jawab Bu Rik –sang mama– "Jemur badan?" tanya Adel ikut penasaran. "Enggak, jemur kenyataan pahit, biar menguap hilang ditelan alam." Mendengar jawaban Bu Rik, Adel dan Shaka otomatis melengos. Mereka paham betul tingkah mamanya yang kadang absurd dan nyeleneh. Sedangkan Tita diam-diam mulai menyadari dari mana sifat menyebalkan Shaka dan absurdnya Adel. S

