On The Way Melamar

1272 Kata

"Mbak, senyumnya jangan dipaksain gitu. Biasa aja yang natural." Sang fotografer mulai memberi pengarahan. Jordan–Fotografer–sedikit Frustasi dengan pose Tita yang teramat kaku. Dia bingung dari mana bosnya itu mendapat model seperti ini, padahal beberapa hari lalu dia sudah menyarankan beberapa teman modelnya untuk project ini. Namun Shaka justru menolak. Jordan sudah bekerja lama untuk Shaka. Dia sangat paham kriteria lelaki itu. Shaka begitu perfect dalam hal apapun, baginya tak mengapa harus keluar uang lebih asalkan hasilnya memuaskan. Namun yang terjadi sekarang sungguh di luar perkiraan Jordan. Bosnya itu justru lebih memilih bocah SMA yang untuk senyum saja sekaku kanebo kering. Mungkinkah ada sebuah rasa yang terlibat di sini? "Mbak, coba sekali lagi, ya?" Jordan berusaha men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN