Dua bulan berlalu, banyak cerita yang sudah berubah. Langit sore sudah tak seindah kemarin atau dilain waktu, siang ini terasa lebih menyenangkan dari kala itu. Tak pernah ada yang sama, entah itu suasana, cuaca atau pun rasa. Semua berjalan sesuai kehendak-Nya. Ada kalanya kita merasa beruntung dan ada masanya kita terpaksa menelan kecewa. Semua sudah bagian dari takdir-Nya, selain berpasrah tak ada salahnya kita menikmatinya dengan rasa syukur yang senantiasa tercurah. Adel dan Tita tetap tumbuh menjadi sahabat saling berbagi rasa. Tak jarang ada emosi yang mendera, tapi manisnya mengalah meluruhkan segala amarah yang menerpah. Hubungan Tita dan Atta pun berjalan seperti remaja pada umumnya. Sesekali mereka keluar bersama walau dengan batas jam yang diberlakukan oleh Pak Su. Sering ka

