Jam 4 sore El sudah menunggu jemputan supir willy, ternyata yang jemput Willy sendiri. “Kok kakak, jemput sendiri,” “Ya ga apa-apa dong jemput pacarnya.” Willy nyandain. Setelah duduk dengan nyaman, “Kita sekarang langsung jemput adikku ke bandara,”Willy melajukan mobilnya. “Kaak…” “Apa sayang !” Willy nyupir dengan santai karena memang waktunya masih banyak. “Kak Ari gak setuju pada pernikahan kita.” “Iya aku tahu kok, dia chat aku juga suruh batalin.” “Kaka mau batalin ?” “Nggak dong, yang nikah kan kamu, kalau kamu yang batalin aku bisa apa ?” “Kok semuanya nolak ya kak.” “Wajar kan mereka taunya kakak b******k dan emang b******k, kaka ga nyalahin kok,” “Saat ini yang kakak perlukan keteguhan kamu untuk nerimaku, keyakinanmu aku pasti berubah. Tanpa keyakinanmu semua sia-s

