Kaitan Lain.

1216 Kata

Harusnya memang Andrea sudah terbiasa dengan beragam keanehan yang terjadi usai tragedi malam itu. Tapi kenyataannya, ia tetap saja merasakan badannya merinding setiap menemukan hal baru yang aneh. Ia tidak pernah bisa terbiasa dengan seluruh keanehan yang ada. Sekarang, mereka malah menemukan sisa bercak darah yang berbentuk tulisan angka—kode ketika Alfa membunuh salah tau teman sekelasnya. Linda menulis kode itu di sisa-sisa hidupnya. Yah, Andrea tidak melihatnya secara langsung karena Dilan yang menyaksikan segalanya. Ia bahkan sempat terlibat perdebatan dengan Dilan dan menuntut Dilan untuk membagi kode itu padanya. Johan mengusap dagunya. Ia membuka fitur kamera pada ponsel dan memotret bercak darah menghitam itu. “Kenapa difoto?” tanya Andrea. Johan menggeleng. “Nggak, buat sema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN