Bercak Sisa

1234 Kata

Andrea ingat bagaimana ekspresi ceria teman-temannya ketika mereka semua berkumpul di depan pintu utama sekolah. Setelah kelulusan mereka delapan tahun silam, tidak ada rencana untuk reuni atau sekadar keluar bersama. Bisa dikatakan, reuni malam itu adalah pertama kalinya untuk mereka setelah delapan tahun terpisah-pisah dan menjalani kehidupan masing-masing. Semuanya begitu tertarik sampai-sampai tidak sadar bahwa pertemuan itu akan menjadi hari terakhir mereka melihat dunia. Andrea sebenarnya lelah mengulang-ulang hal yang sama. Ia selalu teringat hal yang sama selama hari-harinya usai kejadian itu. Sungguh, sangat tidak menyenangkan “Uwah, aku benar-benar nggak nyangka kalau bangunan ini dulunya sekolah mewah.” Ujar Johan. Daripada Gerald yang tampak ketakutan sepanjang waktu, Johan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN