Morgan dan para pemuda di sana membawa Jonatan kembali pulang ke kediaman mereka. Meraka semua geram dengan apa yang terjadi pada Jonatan, sudah mereka pastikan jika Jonatan sengaja dijebak oleh Roy. “Maura!! Ternyata kau tak lebih dari seorang iblis.” Racau Jonatan di tengah ketidak sadarannya. Jm menautkan kedua alisnya, kenapa Jonatan bicara demikian? Ia yakin jika apa yang Jonatan katakan adalah sebuah kebenaran, meski pemuda itu tidak dalam ke adaan sadar. “Kenapa Jonatan bicara seperti itu?” gumam Jm. “Kenapa kau masih saja percaya dengan ucapan pemuda gila ini, hah?!” emosi Sj, ia benar-benar kecewa dengan Jonatan. Kenapa pemdua itu masih saja belum bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Selama ini Sj sudah seperti orang tua bagi Jonatan, memberikan pencerahan pada

