41. Pembelaan

1774 Kata

TOK TOK TOK!   Adara yang baru saja mulai berkonsentrasi pada lukisannya terjengit mendengar suara ketukan pintu yang lebih pantas di sebut dengan gedoran tak sabaran.   TOK TOK TOK!   Adara mendengus saat mendengar suara gedoran di pintu lagi. ia memejamkan matanya sesaat menahan rasa kesal yang berada dalam hatinya, lalu mendengus untuk kedua kalinya lalu berdiri beranjak menuju pintu depan yang terus di gedor tak manusiawi. Adara pun membuka pintu tersebut dengan cepat, karena kesal dengan gedoran-gedoran itu.   Kening Adara mengerut saat melihat wajah sosok perempuan tinggi semampai berdiri dihadapannya, perempuan asing yang tidak pernah ia lihat sama sekali.   “Adara Rexford?” tanya perempuan itu.   “Ya? Anda siapa?”   Bukannya menjawab, perempuan itu justru memberikan k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN