Brina tak akan menangis lagi. Tak akan. Semua orang tak bisa lagi membuatnya kalah dan menyerah. Sudah cukup satu pria yang pernah memorak-porandakan hatinya. Sudah cukup.p. Dan sekarang dia tak akan menerima hal itu lagi. Siapa Brian bisa mpemerintahnya seenak sendiri. Menikahinya dengan tiba-tiba, mengguncang kehidupannya dengan sikap manis dan lembut pria itu. DsnLalu sekarang meminta untuk berpisah. Enak saja. Dia pikir dia siapa? Brinaian mulai memoleskan bedak di wajahnya. Pagi ini dia sudah mandi, sudah memakai gaun yang terbaik. Dia tak akan terpuruk lagi. Keadaan dirinya sudah tak lemah lagi. Semalam Brian mengatakan hal yang tak masuk akal. Dan Brina menyimpulkan kalau Brian sedang mabuk. Persetan dengan ucapannya yang tak jelas itu. Kalau bisa pun dia ingin terbang k

