Rumah makan di pinggir jalan itu ramai disesaki orang. Pelanggan tidak hanya memadati bagian dalam rumah makan, meja-meja plastik berkaki rendah pada pelataran rumah makan pun terisi semua. Pelayan mondar-mandir mengantar pesanan dan mengangkut peralatan bekas pakai. Suara desisan nasi yang masuk dalam wajan panas mengiringi percakapan dan tawa orang-orang. Vhiya mengamati sekeliling sambil menyedot jus semangka. Admiral duduk di seberang meja. Ponsel di tangannya belum lepas sejak setengah jam yang lalu. Ekspresinya menunjukkan pada siapa dia sedang melakukan percakapan jarak jauh. Vhiya mendesah dan menyesali keputusan datang ke sini jika untuk dibuat bosan. Pepep di belahan lain kota tampak lebih memikat Admiral. Susah payah menyisakan waktu setelah pulang kerja, tak lebih demi menont

