Happy reading. Zaidan menemani Dira ke salah satu tempat yang seharusnya didatangi bersama Samudera, pagi ini setelah perdebatan yang cukup alot. Akhirnya Dira dengan ikhlas mengajak Zaidan untuk menemaninya, dengan syarat suaminya tersebut tidak berbuat aneh-aneh ketika mereka sudah sampai. "Ck, ribet banget sih. Mending aku sama Samudera aja, Abang angkat ku itu lebih tahu arah jalannya dibandingkan dengan kamu." Zaidan menatap tajam Dira, sejak ia mengaku bahwa cemburu dengan Samudera. Istrinya senang sekali memperolok dirinya, bahkan lebih parah lagi Dira selalu membawa nama Samudera ketika sedang berbicara berdua. "Aku bisa ya, tahu juga area Bandung. Nggak kalah sama abang-abang kamu yang galau itu, enggak jadi sama kakak kamu terus kamu di ambil juga. Enak aja, langkahi dulu may

