Sampai di lantai dua kami langsung memasuki kamar masing masing. Kedua gadis itu sudah mengerti posisi masing masing. Ricky dengan gadis ke 1 yang agak cakepan tapi matre. Sementara aku dengan gadis ke 2 yang biasa tapi enjoy. No matter what lah, yang penting ini masih masuh kategori PK. Waktu sudah semakin malam namun belum begitu larut. Suara jangkrik, katak dan hembusan angin menambah meriah suasana malam itu. Hawa panas kota itu tidak mengurangi hawa nafsu birahi pada pasangan illegal ini. Aku dan gadis ke 2 dalam sekejap sudah tenggelam dalam hubungan w*****k. Tanpa menggunakan pengaman apapun hubungan itu berlangsung dengan sengit. Gadis itu pun tampak antusias dan menikmati apa yang kami lakukan. Aku tetap berada di atas angina ketika menghadapi gadis ini. Keluguan yang ia perlih

