........... "Selamat pagi, Om," sapa Surya dalam nada yang ramah kala baru saja memasuki ruangan Pak Handy. Surya juga membungkukan badan sebagai bentuk rasa hormatnya pada ayah dari Anandhiya itu. Namun, ia tidak berani memandang tepat ke mata Pak Handy. Surya pun dilanda kecanggungan yang cukup besar. "Untuk apa kamu datang ke kantor saya, Surya? Saya tidak mengundangmu ke sini atau ingin mendengar penjelasan atas fitnah yang kamu perbuat pada Ana." Pak Handy bukanlah tipe orang yang akan mudah mentolerir kebohongan dalam bentuk kata-kata, perilaku, dan juga perbuatan yang dilakukan orang-orang terdekat beliau. Pak Handy akan menunjukkan pertentangan kuat. Termasuk kepalsuan fakta-fakta yang dilontarkan oleh mantan calon menantu beliau, Surya. Awalnya, Pak Handy sangat marah. Bahk

