35 - Guyonan Manis

991 Kata

..........   "Ish, kenapa merahnya nggak mau hilang sampai sekarang? Ngeselin banget." Anandhiya berucap kesal. Kembali, minyak kayu putih wanita itu oleskan di bagian pergelangan tangan kanannya lumayan banyak. Ia tidak dapat menyembunyikan kekesalan. Terlihat dengan jelas dalam ekspresi Anandhiya kini, wajahnya cemberut. "Menyebalkan!" wanita itu mengumpat lagi untuk yang kedua kali. Tak berlaku kesabaran bagi Anandhiya. "Awas aja sampai ketemu ntar. Pasti akan aku beri Surya balasan yang setimpal." Lontaran kalimatnya yang sarat akan kekesalan dilontarkan dengan intonasi semakin tinggi. Tatapan Anandhiya pun juga kian menajam. "Akan aku kasih pelajaran. Dia benar-benar nggak bisa berubah. Percuma, aku ingin memaafkan." Monolog dilakukan untuk sekian kali oleh wanita itu di depan k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN