............. "Thank you, Ana." Anandhiya hanya melakukan anggukan kepalanya satu kali saja dengan gerakan yang lemah untuk memberi tanggapan atas ucapan dari Surya. Tidak ada sepatah kata dikeluarkan olehnya. Ia memang sengaja. "Setidaknya karena kamu datang kemari membuat Sachi jadi lebih ceria. Once again, thank you." Surya pun kembali mengungkapkan rasa terima kasihnya yang tulus pada Anandhiya disertai juga senyum tipis diperlihatkan. "Aku yakin tidur Sachi malam ini akan jauh lebih nyenyak. Setelah bertemu denganmu, Ana." Surya sadar betul jika keberadaannya tak dianggap sama sekali oleh wanita itu, walau mereka berdua sedang berdiri berdampingan di depan gerbang rumahnya kini. Ia harus menerima. Tak perlu memaksa supaya Anandhiya mau bersikap bersahabat kepadanya seperti dul

