“Bu, besok aku mulai kerja di tempat Arya.” Caca mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan. Bertiga, mereka sedang duduk di depan televisi. Layar mempertontonkan sebuah drama korea kesukaan Ecy. “Bu,” panggil Caca lagi karena wanita itu malah fokus pada layar televisi. “Iya, Ca. Kamu jaga diri ya di rumah gede Pak Satria. Jangan malu-maluin Ibu,” pesan Bu Alisha yang matanya lekat ke layar televisi. Caca mengerucutkan bibir. Dia sendiri sedih sekali dengan keadaan itu. Tadinya, sebelum sang ayah meninggal, ruangan itu selalu dipenuhi oleh mereka berempat. Caca akan mencabuti uban sang ayah sembari menonton televisi bersama ibu dan adiknya. Namun, kali ini berbeda. Suasana rasanya selalu ada yang kurang. Apalagi nanti saat dirinya telah pergi bekerja. “Iya, Bu. Caca akan jaga di

