Pistol dari Aditia

1028 Kata

Ketika mereka sudah memasuki mobil. Tiba-tiba saja, hujan turun dengan begitu derasnya. Sehingga Marcel pun urung melakukan mobilnya dan memilih untuk menunggu hujan agak reda, karena sangat berbahaya jika memaksakan diri untuk menempuh perjalanan di antara derasnya hujan. "Kita tunggu hujan reda saja! Bahaya, jalanan yang mengarah ke kampung kita banyak lobang!" desis Marcel. "Ya, sudah. Tidak apa-apa, lagi pula aku mau menginap di rumah kamu!" sahut Andri sambil merebahkan tubuhnya. Marcel dan Denis secara bersamaan berpaling ke arah sahabat mereka itu. Lalu, Denis bertanya, "Memangnya besok kamu libur juga?" "Masuk, hanya saja. Aku masuk sore," jawab Andri lirih. Setelah hujan mulai reda, Marcel pun langsung melajukan mobilnya untuk segera pulang ke rumah bersama Andri dan juga De

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN