Beberapa saat kemudian, Aditia meraih sesuatu dari dalam tasnya. Sebuah benda entah itu apa? Dikemas rapi dalam sebuah kardus berukuran sederhana. Lalu, ia serahkan kepada Andri. "Ini untukmu, Dri!" Aditia meletakkan kardus tersebut di atas meja di hadapan Andri. Andri tampak bingung dan merasa penasaran dengan benda yang ada di dalam kardus tersebut. Lantas, ia pun bertanya kepada Aditia, "Barang apakah ini?" Dua bola matanya terus mengamati kardus tersebut. Andri masih belum berani menyentuhnya. "Bukalah! Itu pistol untuk kamu jaga diri!" terang Aditia meminta Andri untuk segera membuka dus tersebut. Sejatinya, Andri tidak mau menerima pemberian dari Aditia berupa barang terlarang itu. Akan tetapi, ia tidak dapat menolaknya karena khawatir Aditia akan tersinggung. Dengan terpaksa, A

