Tetttt..... Tetttt.... Tetttt..
( bel sekolah penanda istirahat tiba ) .
" Aduhh , udah istirahat lagi, nenek lampir pasti kesini seperti biasanya " . Gumam aldi dalam hati.
Setelah beberapa menit kemudian, untuk kali pertamanya sesil tidak datang ke kelas nya aldi.
" Ayooo taruhan 1 menit lagi, ini s sesil bakal keliatan batang hidungnya di kelas kita " , celetuk abi, kepada 3 sahabatnya.
" Haha pasti bro, tapi s aldi belum liat ajah si sesil dengan penampilan barunya yang lebih kalem " Timbal jaka.
" Jangan bilang nanti kalo s aldi lihat sesil,bisa terpesona, adu duuhh! , akhirnya pangeran kodok pun luluh nantinya . Sambung rully.
( hahahaha) abi, ruly, jaka tertawa bersama.
" Yaelahh! Gada history nya gua bakal suka cewe aneh itu! , mau dia penampilanya kaya putri salju sekali pun, gada ceritanya gua bakal tertarik ke itu cewe. Ujar aldi sembari memberikan tekadnya. Dengan senyum sinis.
Beberapa menit mereka berbincang.
" Eh! Eh!, tapi kok ini si sesil tumben banget gak ke kelas kita bro, tanya rully heran.
" Lahh iya, berpaling kali kelain hati. Ucap abi.
" Yaudah lah, sukur banget itu cewe kaga ada! , cabut kantin yuk. Seminggu gak makan ini gua. Ujar aldi.
" Buseettt! Seminggu gak makan masih bisa berdiri lu. Celetuk jaka.
" Hahaha " Mereka ber 4 tertawa bersama.
Akhirnya mereka ber 4 pun berjalan menuju kantin. Sebelum ke kantin mereka ber4 pun ngelewatin kelas nya sesil tepat beda 3 ruangan dari kelas mereka, begitu mereka ber 4 keluar kelas pun, terlihat sesil sedang duduk di depan kelas nya,ditemani oleh tiara.
" Bro, bro sesil tuh depan kelas. Sumpah aneh banget tuh cewe tumben tumbenan duduk disitu. Ujar ruly ,sembari mereka berjalan perlahan akan melewati sesil yang sedang duduk saat itu.
" Muter ajah lah lewat lapang bro, males banget gua lewat situ. Ucap aldi sembari akan memutar badan dan memilih melewati tengah lapang sekolahnya .
" Yaelahh al, nanggung! ( gerakan abi memegang tangan aldi) . Lagian itu si sesil kek yang ngelamun, sahabat nya ajah kek keliatan bingung, ujar abi. Menahan aldi saat itu, dan mereka pun sempet bertanya - tanya, karena terlihat dari aga kejauhan sesil dan tiara nampak seperti beda gak kaya hari-hari biasanya .
Sisi lain!.
Tiara pun sebagai sahabat sesil, sangat heran karena tidak biasanya sahabat dia sesil kaya gini, mungkin sesil ini benar mau keliatan lebih kalem dan anggun depan aldi, (pikir tiara saat itu) .
" Tumben banget ses , kamu ko lesu banget hari ini ,biasanya kamu ceria, bahkan kamu lebih milih duduk depan kelas, tapi kok aneh wajah dia kaya yang sedih? , apa lagi ada masalah yah? . Gumam tiara dalam hati.
Tiara pun mencoba memberanikan diri menanyakan kepada sesil?, yang kelihatanya mungkin nampak sakit. Dipikiran si tiara ini.
" Maaf ses, kamu sakit? , aku lihat kok kamu lemes banget , kalo kamu sakit kita ke UKS sekolah ajah yuk? , biar kamu istirahat disana ajah, nanti aku temenin,sekalian minta ijin ke guru, tanya tiara merasa khawatir.
" Gak ra, aku gakpapa, mungkin aku cerita dirumah ajah sama kamu. Jawab sesil yang menundukan kepalanya terlihat sedang ada masalah di wajahnya.
Tidak lama kemudian rombongan ini the genk aldi akan melewati kelas sesil dan tiara, mereka mulai melihat dari jarak beberapa meter, dan jaka pun membisikan ke aldi.
" Al sini ku bisikin, tumben banget ini putri kodok lu mau lewat gak da respon. Ucap jaka sembari berbisik.
Dengan nada berbisik aldi pun meminta ke 3 sahabat nya untuk acuh begitu lewat didepan sesil dan tiara.
" Pokonya kita ngelewat biasa ajah, jangan ditegor apa lagi di liat tuh wajah cewe aneh! . Ujar aldi berbisik pelan untuk 3 sahabatnya.
Jaka, abi, ruly, aldi pun sampai di posisi sesil dan tiara yang sedang terduduk ,sembari mereka 4 berjalan di hadapan sesil,keliatan tidak ada teguran atau huru hara diantara sesil dan aldi saat itu.
" Wushhhhhhhhhhhhhh "
( suara angin) .
Dengan sedikit gerakan slow motion, aldi memilihi untuk lurus pandangannya dan tidak menoleh sedikit pun ke sesil saat posisinya aldi melewati depan sesil .
Mereka ber 4 pun melewati yang dimana disampingnya ada sesil dan tiara sedang duduk, tak ada satupun yang menoleh saat itu diantara dua kubu itu dan memilih fokus masing-masing ke diri mereka sendiri.
Namun ketika beberapa meter sudah melewati sesil, aldi pun mencuri -curi sedikit saja pandangan mata nya ke arah sesil.
" Wahhh, gak ada respon nih seriusan? , ini yang gua mau! Akhirnya tuh cewe nyerah juga. Gumam aldi sembari tersenyum.
Beberapa menit dari peristiwa tadi akhirnya mereka pun sudah tiba di kantin sekolah, dan mereka ber 4 pun berbincang heran akan perubahan sikap sesil dihari ini.
" Whatt! Gak salah itu cewe? , sejarah banget ini harus dicatet di buku sejarah! , lu lewat al gada respon apa-apa. Ujar abi, dengan menunjukan wajah herannya.
Disusul wajah heran ke 2 sahabat lainya, kecuali aldi yang senyum - senyum sendiri.
" Lah lu kenapa senyum-senyum al? , kaget lu yah liat sesil tampil kalem, tampil natural, lebih santai, bey the way tadi gua sempet curi-curi dikit sih pandangan gua ke arah si sesil sama tiara, kayanya gatau si sesil yang keliatan lagi ada masalah gitu, gatau si tiara yang lagi ada masalah, dua duanya murung banget keliatannya. Ucap jaka, merasa heran.
" Gua senyum - senyum baru kali ini gua ngerasa lega! Sorry ye senyum gua ini bukan menandakan tuh cewe berubah jadi cantik apalah yang lu semua omongin ke gua,bagi gua sama ajah itu cewe! aneh!, ya gua seneng ajah,Cewe aneh itu gak gentayangan lagi! , nyerah kali dia hahaha, ya gua bersyukur banget semoga seterusnya gitu sampe kenaikan kelas , baru kali ini gua jam istirahat gua se - adem gini. Timbal balik dari aldi, sembari tersenyum penuh kemenangan, apa yang dia harapkan terjadi sesil tidak mencoba lagi berusaha deketin aldi saat itu.
Bahkan di moment tadi itu,sama sekali tidak ada huru- hara yang terjadi, tampak cuek-cuek ajah antara mereka ber 2 ( aldi dan sesil).
" Tapi jujur nih al! Gua heran, tapi kalo di liat - liat kalo penampilan dia, sikap dia kalem gitu. Cantik juga itu si sesil, ditambah glow up ajah sedikit lagi beuhh lu pasti kayanya bakal berbalik ngejer dia. Ujar jaka, yang memberikan pujian untuk sesil. Serta memberikan sindiran untuk si aldi supaya sedikit memperhatikan perubahan sesil saat itu.
" Jak, jak, kalo lu suka sama itu cewe gua mah support dah, gakan ngambek gua beneran malahan bersyukur banget, mungkin gua bakal ikut eskul basket lagi dah. Jawab aldi, dengan memasang wajah santai.
" Hahahahaha " 2 sahabat lainya ikut tertawa
" Yakali gua suka, orang first love nya lu al " Jawab jaka.
Akhirnya mereka pun sejenak berhenti perbincangannya, dan meneruskan sarapan di kantin saat itu.
Selagi mereka sarapan tiba - tiba, ruly pun berbisik kepada mereka ber 3 .
" Sut.. Sut.. Sut.. Sesil sama bestinya tuh ke arah sini . Ujar ruly sembari berbisik.
Aldi pun menghentikan dulu sarapan yang iya makan , lalu gerakan kedua tanganya seperti orang mau berdoa.
" Allaahumma baarik lanaa fiima rozaqtanaa wa qinaa 'adzaaban nar." ( aldi mengucapkan doa makan) , sembari memejamkan matanya.
Alangkah herannya begitu sesil sudah lewat didepan mereka, sesil hanya menolehkan pandanganya sedikit saja, dan beberapa detik kemudian, sesil pun memalingkan wajahnya lagi ke arah tiara lalu berucap.
" Ra kita makan di meja sana ajah yuk. Kamu yang pesen yah,aku nitip " . Ucap sesil untuk tiara, yang saat itu mereka hanya melewati saja aldi dan in the genk nya , tanpa ada respon sama sekali dari sesil untuk aldi.
" Yessss doa gua kali ini terkabul! Alhamdulillah yallah ,itu cewe aneh ! beneran udah gakan ganggu hidup gua lagi kayanya. Gumam dalam hati aldi. Sembari bersorak bahagia,seperti orang yang menang undian mobil saat itu.
Akhirnya moment lewat - melewati pun usai.
Aldi pun berbicara kepada teman-temannya saat itu.
" Akhirnya Damai hidup gua merdeka itu cewe udah bendera putih kek nya " . Ujar aldi ke sahabatnya.
" Bentar! Bentar al kek ada yang janggal gak sih? Ini tumben banget lohh! , apa iya dia udah nyerah deketin lu? . Jawab abi merasa kebingungan di hari itu.
" Ahh! Gua sih bodo amat, mau dia ada masalah, mau dia nyerah atau apalah. Intinya gua happy di hari ini, gua traktir kalian semua. " . Cetus aldi, yang merasa bahagia di saat jam istirahat itu.
" Bener lu yahhh! , ini makanan semua lu yang bayar! . Tanya ruly ke aldi.
" Yaelah aman aman!, pokonya happy banget gua hari ini sejarah banget lah pokonya hidup gua tenang." Jawab aldi.
Aldi pun berdiri dan sambil berteriak ke bu darmi.
" Buu ini makanan saya yang bayar semua yah " Ucap aldi,Sembari tersenyum ke bu darmi.
" Ok siapp aman den aldi. " Jawab bu darmi dari sisi etalasenya lalu memberikan kode jempol kepada aldi.
Disisi lain pun, aldi mungkin sedikit mencuri - curi pandangannya sedikit ke arah meja sesil.
Tampak sesil yang saat itu bener- bener sudah mulai tidak memperhatikan dia lagi, dan fokus menyantap makananya serta hanya perbincangan kecil antara sahabatnya tiara.
Jam istirahat pun telah usai ! .
Didalam kelas pun aldi masih ada rasa ngeganjel di hati nya, heran ,tapi sekaligus senang, dan aldi pun berbicara dalam hatinya , sembari dia melihat kearah buku pelajarannya, dan tangannya memaikan pulpen diputar-putar pake jari.
" Ini si cewe aneh! , tumben banget 180 derajat berbeda! , apa lagi ada sesuatu yah sama dia? , aldi berbicara di hatinya.
Expresi dia berubah dan menggelengkan kepalanya lalu di susul lagi berkata dalam hatinya.
" Engga, engga!, ngapain gua harus mikirin dia sih! , harusnya gua seneng banget! Kalo sikap dia gitu sekarang, mudah -mudahan gitu ajah terus sampai kenaikan sekolah sampai Kelas 3 beres. Lanjut aldi berbicara di dalam hati.
Waktu pelajaran pun berlalu, dan tibalah akhirnya bel jam pulang sekolah berbunyi.
Teeett.. Tetttt.. Tetttt.....
( bel jam pulang sekolah) .
Setelah aldi meninggalkan kelasnya pun dan posisi dia sekarang sudah di parkiran sekolah , sama seperti biasa , sesil terlihat mulai merenggangkan jarak saat itu, sikap aldi pun bahagia saat pulang sekolahnya,tepat di hari itu juga , untuk pertama kalinya tidak ada drama yang terjadi diantara mereka berdua , hanya saja mungkin ,cuma sedikit curi -curi pandangan antara mereka berdua saat itu.
Akhirnya aldi pun menyalakan motor tua nya, serta bergegas tancap gas untuk pulang kerumahnya.