Brummmmm.. Brummm. Brummmm
( suara motor melaju) .
Saat itu di perjalanan pulang sekolah, aldi yang sedang berboncengan dengan putri pun mencoba membuka obrolan untuk mencairkan suasana yang sedikit canggung diantara mereka berdua.
" Ehh iya put! , rumah kamu yang di jalan cemara itu yah", tanya aldi .
" Iya al! Masih disitu kok", jawab putri.
" Oh iya, kamu dianter pulang gini sama aku put, yakin gakan ada yang marah gitu?", aldi mulai masuk ke inti pembicaraan.
" Gada kok al, emangnya kenapa yah? ", ucap putri dengan wajah heran.
" Ya takutnya, kamu lagi deket sama cowo lain gitu! Hehe" , ujar aldi sembari tertawa kecil.
" Gada juga kok al, lagian aku lagi gak deket sama siapa-siapa juga", jawab putri tersenyum mesem-mesem.
" Al aku boleh nanya sesuatu gak?", lanjut putri yang sekarang bertanya ke aldi.
" Boleh, nanya apa? ", jawab aldi yang sekarang heran.
" Aku sebetulnya sering nih, perhatiin kamu dari jauh, kok sekarang-sekarang sesil gak suka ngikutin kamu lagi kenapa yah? , dan kelihatan juga dia sekarang lebih banyak ngabisin waktunya paling sama tiara atau bincang-bincang obrolan kecil lah sama temen-temen sekelas lainnya, , maaf ya al bukanya kepo, kalian ada masalah? " , tanya putri langsung dengan pertanyaan seperti jurus di film naruto 1000 pertanyaan heran.
" Euhh! (Aldi pun mengkerutkan dahi nya) , aku juga gatau kenapa put, aku sih bukan mau so ke pede an yah put, mungkin dia udah bosen kali, dan sekarang udah coba ngehindarin aku juga. Ya aku pun gatau alasannya, ya tiba-tiba ajah gitu dia berubah", jawab aldi yang memberi jawaban serius.
" Ya lagian put, kalo sikap dia terlalu kaya gitu sih ?, kamu pasti tau lah! , dari kelas 1 SMA sampe Kelas 2 SMA akhir, dia kek mana ke aku?, aku pun aga risih put , lagian aku dari dulu sama sekali gak pernah suka sama dia ", lanjut dari jawaban aldi.
" Ohh! Gitu, ya aku tau sih dia suka ke kamu, tapi apa gada sedikitpun kamu coba buka hati kamu buat usaha dia yang deketin kamu?, putri masih melanjutkan pertanyaan.
" Aduh put gimana yah kalo aku gada rasa, mau di paksa-paksa bukannya aku suka malah ngerasa risih sendiri put! , udah ah ganti topik,kok jadi bahas dia sih!, oh iya ini belok kiri ya put didepan? ", ujar aldi.
" Iya deh maaf! , iya al depan belok kiri. " Ucap putri.
Perbincangan antara mereka terhenti sejenak, aldi pun mencoba menambah sedikit kecepatan motornya, putri pun replek sedikit terkaget yang tanpa aba-aba aldi menambah kecepatan motornya sedikit, hingga kedua tangan putri memegang pinggul aldi secara canggung ragu-ragu.
Dirasa modus aldi berhasil saat itu!, aldi pun lalu bilang sesuatu ke putri.
" Put, kalo mau pegangan, pegangan ajah gakpapa. " , ujar aldi sembari tersenyum bahagia. Disaat moment itu.
" Euuhhh!!!, putri pun masih ragu.
Aldi pun sontak melepas pegangan tangan kiri nya dari stang motor lalu memegang tangan putri untuk mengisyaratkan agar dia memeluknya saat itu.
" Pegang ajah put gakpapa, takutnya kamu jatuh, maaf aku cepetin dikit motor nya, soalnya takut kamu kepanasan " , ucap aldi dengan modus cap kadalnya saat itu.
Akhirnya ! , meskipun sedikit dorongan dari tangan kiri aldi saat itu, putri pun memeluk aldi selama perjalanan.
Bagaikan insan muda yang sedang di mabuk cinta, hembusan angin-angin yang mereka rasakan saat di perjalanan tersebut, sedikit adegan slow motion, pipi kedua sejoli itu tiba-tiba secara bersamaan memerah seperti tomat yang baru di petik dari kebun, jantung 2 sejoli seakan-akan berdetak begitu hebat, nampak nya benih-benih cinta 2 sejoli itu mulai tumbuh kembali saat itu.
Mereka pun menikmati perjalanan, tanpa ada perbincangan lagi saat itu.
Beberapa menit berlalu selama perjalanan, akhirnya rumah putri mulai kelihatan dari kejauhan saat itu.
" Al, nanti turunnya jangan didepan rumah yah! Aku malu soalnya," Ucap putri dengan masih perasaan dia yang degdegan.
" Oh iya aku ngerti kok! , " Jawab aldi.
Akhirnya mereka sampai , hanya berjarak 5 rumah saja dari rumah putri,aldi menurunkan putri saat itu.
Motor aldi pun dimatikan, putri pun turun dari jok belakang motor aldi. Dengan sigapnya aldi mencoba membantu membuka helm dari putri. Dan sedikit lagi perbincangan diantara mereka saat itu.
" Makasih yah udah nganter aku al, oh iya maaf yah aku belum bisa ngajak kamu mampir dulu kerumah aku, soalnya aku belum pernah ajak cowo main kerumah al, pasti juga aku gakan di ijinin al sama orang tua ku kalo aku ajak cowo kerumah?, nanti aku hubungi kamu deh yah diaplikasi ijo gambar gagang telepon " , ucap putri ke aldi, dengan mengerutkan dahinya yang mencoba meminta pengertian ke aldi.
" Gak papa kok put, aku ngerti kok!, aku juga makasih yah ke kamu, udah mau nerima tawaran aku buat anterin kamu pulang. " Ujar aldi memasang wajah tersenyum ke putri.
" Iya al, yaudah aku pulang dulu yah al, kamu hati-hati dijalannya, gausah ngebut-ngebut," timbal balik putri, dengan perasaan yang degdegan di dalam hatinya yang udah gak karuan, putri pun saat itu akan bergegas berjalan menuju arah rumahnya yang tinggal beberapa meter lagi.
Tiba-tiba tangan aldi mencoba menghentikan langkah putri yang akan pergi saat itu, dengan memegang pergelangan tangan putri disusul dengan ucapan.
" Put !, jujur ajah aku orangnya bingung gak pernah basa-basi, dan mungkin aku pun gak pernah coba ucapin ini ke seseorang , ( ya dirasa sinyal-sinyal cinta mulai tumbuh di sepanjang perjalanan tadi, disangka cinta lama bersemi kembali namun bukan balikan. Aldi memberanikan diri saat itu langsung mengungkapkan perasaannya ke putri ) .
Lanjut aldi bicara! .
" Aku suka ke kamu put, aku cinta sama kamu, euhh!!! Kamu mau gak jadi pacar aku?" , ucap aldi yang mulai sedikit bergetar saat itu saat memegang pergelangan tangan putri, jantung dia pun mulai berdetak 100 x lebih cepat dari sebelumnya , pipi dia memerah, namun masih ada sedikit keraguaan saat itu di raut wajahnya.
Degggg!!!??
Seketika rasa-rasanya jantung putri pun mau copot juga, dengan menatap aldi yang sedikit malu-malu, dengan perasaan yang gak karuan, seakan-akan putri ingin melayang saja saat itu, disusul dengan pipi dia yang semakin memerah bagaikan semangka manis yang sudah di belah. Putri pun tidak bisa mengucapkan apa-apa dari bibirnya, namun dia memberikan kode dari gerakan anggukan kepalanya, keatas dan kebawah gerakan kepala dia saat itu.
Aldi yang melihat gerakan kepala nya putri saat itu, mencoba memastikan kembali , akan sebuah ungkapan perasaannya yang tadi aldi ucapkan .
" Euuhh! Anggukan kepala itu artinya apa put?" , aldi bertanya memastikan ,yang sekarang seketika jantung dia berasa berhenti sejenak saat itu.
Putri pun mencoba membuka suaranya secara perlahan.
" Iyaa al, aku mau! . " Dengan nada lembut putri membalas ucapan dari sebuah pertanyaan aldi,
" Yesss! Kamu serius put, dan tanpa replek aldi melepas genggaman pergelangan tangan putri, dan mencoba memeluk putri saat itu.
Putri pun mundur 1 langkah, di lanjutkan dengan dia berucap.
" Ih aldi! , malu ah! . Gimana kalo dilihat orang mana pake seragam sekolah lagi ! , ujar putri yang malu-malu.
( biasa temen-temen cowo sih gitu! , drama adalah sebuah moment curi-curi dikit, you know lah! Hehe).
" Aduh! Iya-iya put, maaf abisnya aku seneng, berarti kita jadian nih? , tanya aldi memastikan hubungan mereka berdua.
Putri pun tidak memberi ucapan apa-apa lagi, namun mimik wajah dia tersenyum bahagia, pipi memerah,serta dia hanya menjawabnya dengan isyarat gerakan kepala ajah, menganggukan kepala nya sekali lagi keatas - kebawah, yang mengartikan "iya". Bagaikan bunga putri malu, di moment ini putri benar benar sudah kuncup, namun tidak di pungkiri dia pun senang juga di moment itu, karena PDKT an yang sempat tertunda lamanya, akhirnya dapat kepastian juga akan hubungannya.
Di saat moment salting ( salah tingkah) sedang berlangsung , aldi pun mengakhiri pertemuan di saat itu dengan mengucapkan kata pamungkas perpisahan di siang hari itu,
" Yaudah put, aku pulang dulu yah, aku tungguin ajah dulu sampe kamu masuk rumah, aku sayang kamu put!" Ucap aldi yang sudah bingung mau bicara apa lagi yang jelas perasaan dia pun sudah melayang saat itu.
Sekali lagi putri hanya tersenyum dan hanya menganggukan kepala saja, pipi dia benar-benar memerah saat itu,cuaca yang lumayan panas, ditambah pipi yang memerah dari sebuah perasaan yang terpendam yang gak bisa di ungkapkan ,bagaikan teko yang bener-bener sudah over mendidih sangking merahnya pipi putri . Putri pun memberikan lambaian tangan ke aldi , dan di balas lambaian dari aldi untuk putri saat itu, putri pun langsung bergegas melangkah menuju arah rumah nya dengan perasaan bahagia , langkah yang perlahan seakan - akan putri tidak mau menyudahi dulu moment- moment bahagianya, sudut pandang lain aldi pun tak hentinya memandang sosok putri yang sedang melangkah menuju arah rumahnya , dengan expresi yang bahagia, yang seakan - akan jantung dia mau meledak saat itu sangking senengnya,
Akhirnya dua sejoli itu bersatu dalam sebuah hubungan " Pacaran " ! .
Sesampai nya didepan gerbang rumah, putri pun mencoba menoleh sekali lagi ke pacar barunya disusul dengan wajah tersenyum bahagia, dan perlahan masuk kedalam rumah.
Disusul aldi ,saat putri sedang menoleh mencoba melambaikan kembali tanganya dari kejauhan ke arah putri saat itu.
Seketika putri menghilang dari pandangan aldi , aldi pun menyalakan motor nya, lalu bergegas pulang kerumahnya dengan perasaan yang gembira.