Menuju Kepergian

1674 Kata
Di tempat yang berbeda di parkiran sekolah! Ruly , jaka, dan abi akan pergi pulang kerumah mereka masing-masing. Selagi mereka berjalan ber 3 menuju parkiran motor, mereka pun berbincang-bincang saat itu. " Malam minggu nongkrong kaga nih? , yakali kaga cabut nongkrong cari warung kopi biasa", ungkap abi. " Gua sih jadi ajah, ayo mau kmna? , ajakin lah si aldi!" , ujar abi . " yaudah gua kontek nanti dia, besok kan masih hari jumat brow, slow ae lah! ." Lanjut jaka. Ditengah asiknya perbincangan mereka, tibalah mereka diparkiran motor sekolah, Dan dirasa ada yang aneh saat itu,jaka berkata. Bentar-bentar, ini helm ruly ada, lah terus helm gua kemana ? Gumam jaka heran,disusul dengan abi dan ruly tiba di dekat motor jaka. " Helm gua kemana ya bro? " , tanya jaka heran. " Lah ini di speedometer lu ada tulisan? , "ucap Abi sembari mengambil selembar kertas di motor jaka. Mereka pun membaca isi pesan itu yang ternyata helm jaka di pakai oleh aldi. " Aduhh kamprett!!!, si aldi ada ada ajah lah! , itu anak lagi deketin siapa sih? , pantesan tadi kita ajakin nongkrong dulu di sekolah kaga mau! , ohh ini urusannya !,mana helm pake di embat segala lagi ,al al dasar!" , gumam jaka merasa sedikit kesal pada sahabatnya. " Hahahahhahaha " Disusul dengan tertawa terbahak-bahak dari abi dan ruly. " Yaudah sihh gak papa kapan lagi liat sahabat kita lagi kasmaran ke cewe jak, " Ruly mencoba menenangkan jaka. " Ya. Ya. Ya! , yaudah rul, lu yang bawa motor gua , gua anterin dulu lu! , " Jawab jaka meskipun aga kesal sedikit. Akhirnya mereka ber 3 pun bergegas pulang kerumahnya masing-masing , dimana yang saat itu jaka berboncengan dengan ruly hanya ruly lah yang memakai helm saat itu, dan abi membawa motornya sendiri. Sudut berbeda dirumah sesil! , Yang kebetulan sesil saat itu telah berada dirumah, dan berada di kamarnya. Dia terduduk di meja belajarnya, sambil menatap kaca diarah depannya, dan dia pun mulai berbicara pada dirinya sendiri. " Al, kayanya benar? , sampe kapan pun hati kamu gakan terbuka buat aku, maaf kalo selama ini aku cuma menjadi penghalang kebahagiaan kamu, ( sesil pun sekali lagi membayangkan hal-hal terkonyol hal-hal terindah saat bersama aldi meskipun tidak ada ikatan apapun ) , mungkin aku tidak akan lupa atas pertemuan kita al, aku harap kamu selalu bahagia, bukan maksud aku untuk ngehindari kamu belakangan ini, aku cuma pengen melihat respon kamu gimana kalo aku mulai cuek ke kamu al, ternyata langkah yang ku ambil salah! , yaudah semoga kamu bahagia al atas pilihan kamu saat ini" , gumam sesil berbicara untuk dirinya sendiri. Yaa di moment ini sesil melow abis lah! , sesil pun tertunduk serta meletakan kedua tanganya di meja,disusul perlahan kepalanya diatas kedua tanganya , yang saat tadi ketika sesil sedang berbicara sendiri menghadap cermin, serta membayangkan hal-hal indah, hal konyol, matanya pun sudah berkaca-kaca saat itu, dan hingga terakhir moment yang barusan terjadi, aldi pulang bareng bersama putri,cewe gebetannya! , sesil pun tak kuasa lagi menahan air matanya yang sempat tertahan. Di iringi dengan lagu sedih, akhirnya pecah lah tangisan sesil. Mungkin tangisan sesil hanya beberapa menit, sesil pun menanggahkan kembali kepalanya ,menghapus sejenak air matanya, serta mengambil sebuah handphone yang tepat berada diatas meja belajarnya juga. Sesil pun menelepon seseorang saat itu!. Tutttt..... Tutttt. Tut.... (Suara panggilan telepon) Tidak lama terdengar suara ibu muda di sebuah handphone tersebut. " Halo sayang ada apa ?" , mamah hetty ( ibu sesil) . " Mah kayanya! , besok ajah deh minta urusin kepindahan sesil, mamah kesekolah besok! sebelum ke Singapura sesil pengen istirahat dirumah, sesil pengen ngabisin waktu dirumah dulu! , jadi besok sesil udah gakan masuk lagi mah!" , ujar sesil berbicara di telepon kepada ibunya. " Oh yaudah sayang! , hari ini juga mamah terakhir ngurusin kerjaan mamah kok, besok mamah urus semuanya yah sayang kesekolah kamu , mamah jelasin juga nanti ke wali kelas kamu dan kepala sekolah kamu, lagian mamah 2 jam an lagi pulang kerumah kok. " Jawab bu hetty. " Yaudah mah! , dahh mah! , " Ucap sesil mengakhiri pembicaraan ditelpon, lalu dia kembali lagi bersedih. Dirumah aldi! Aldi berada di sofa ruang TV nya, yang saat itu posisi dia sedang berbaring terlentang menghadap langit - langit rumahnya, dia pun mengambil handphone nya untuk mengirim sebuah pesan ke seseorang,Dengan expresi yang senyum-senyum sudah di pastikan aldi sedang kasmaran. " Ping! " ,Aldi chat seseorang. " Iya al? " , balas chat seseorang itu. " Hy pacar, lagi apa nih? " . Balas aldi. " Aku lagi dikamar al tiduran, ada apa? " , balas putri. " Masih gak nyangka, kita bisa pacaran? " , balas aldi. " Apa sih al hehe" , jawab putri salting. " Kamu lagi apa itu?" , balas putri mengirim 2x pesan. " Lagi terbang put , kamu mau ikut? " , balas aldi. " Hah?, maksudnya terbang gimana? ", balas putri. " Iya soalnya perasaan aku lagi melayang put, bisa jadian sama kamu !" Balas aldi ,rayuan cap kadal mulai masuk. " Ihhh! , apa sih al, gak jelas hehe! " Balas putri, disudut pandang putri di sebuah kamarnya dia pun tersenyum mesem-mesem percis kaya buah mangga yang belum mateng. Mereka pun saling balas - membalas pesan saat itu, dengan masing - masing saling senyum-senyum sendiri , aldi pun sejenak meletakan handphonenya terlebih dahulu di sofa itu, dan dia menatap langit-langit rumah nya cukup lama, disusul dengan wajah bahagia, senyum-senyum sendiri. Ternyata dari sudut pandang lain, emak dan babeh aldi memperhatikan anak bujangnya yang lagi-lagi senyum-senyum sendiri, dan emak nya sedikit berbisik ke suami nya,yang saat itu kebetulan mereka berdua lagi duduk santai di ruang pojok lain, " Pah, liat anak bujang papah noh! , senyum-senyum sendiri, ketawa-ketawa sendiri, mamah jadi khawatir pah " , ujar ibu yanti. " Eh! Si mamah, biarin lah anak kita udah abg ini mungkin lagi seneng kali, " Jawab pak romli. " Ya seneng nya kenapa? , kita berdua juga gada yang tau apa yang buat dia seneng pah, anaknya ajah kaga cerita tuh ? " Ucap bu yanti. " Bentar-bentar pah! Tunggu ,mamah jadi khawatir ini liat nya! " , lanjut bu yanti. " Yaudah sih mah jangan diganggu ! , " Ujar pak romli. " Engga bentar deh ! " , jawab bu yanti. Bu yanti pun berdiri dari tempat duduknya, meninggalkan sejenak suaminya, dan bergegas pergi ke arah luar rumahnya, dia pun keluar halaman rumah , menengok kiri dan kanan, lalu terlihat lah mang asep yang saat itu sudah selesai mengantarkan gas lpg ke motor pelanggan toko ibu yanti. " Sep, sep sini ! " Saut ibu yanti ke mang asep. " Gimana bu, ada apa? " Jawab mang asep menghampiri. " Jadi gini sep...? " Ibu yanti berbisik ke mang asep saat itu. Saat mang asep mendengarkan bisikan dari bu yanti yang sedang menjelaskan,mang asep pun saat itu memasang expresi muka yang heran. Seketika ucapan bu yanti pun berhenti. Disusul dengan mang asep menjawab. " Ohh gitu bu! yaudah siapa tau ajah ini mah bu, mang asep coba! " Ujar mang asep . Mereka berdua pun masuk kedalam rumah, beberapa menit kemudian, ibu yanti pun membisikan babeh nya yang masih terduduk di kursi sebelumnya , langkah mang asep saat itu langsung menuju ke arah dapur , mang asep pun melewati ruangan yang tepat aldi berada, terlihat dari sudut pandang mang asep, yang saat itu aldi masih senyum-senyum sendiri sembari posisi dia berbaring di sofa dan menghadapkan kepalanya ke langit-langit rumahnya, dan mang asep pun yang akan menuju arah dapur sempat menoleh ke aldi beberapa kali, terus dia bergumam sendiri sembari melewati aldi " Bener nih si aden! " , gumam mang asep mempercepat langkahnya ke arah dapur. Beberapa menit berlalu. Sekarang emak dan babeh aldi, menghampiri ke arah ruang TV dan lalu duduk di sofa bersebelahan disamping sofa! , Disusul dengan mang asep tiba dari arah dapur, menghampiri ruang TV, dengan membawa segelas air putih. Di moment itu aldi pun masih tidak menyadari bahwa dia sudah tidak sendirian diruang TV itu, sekarang sudah ada emak, babehnya, dan mang asep. Lalu tidak lama terlihat pergerakan mulut dari mang asep ke arah segelas air putih yang dia bawa, seperti sedang komat-kamit percis seperti dukun. Lalu mencelupkan jari tanganya ke dalam segelas air yang sudah iya bawa. Tiba-tiba!!!!! " Prattt... Prattt... Prat... " (Suara cipratan air) Cipratan air dari jari-jari tangan yang sudah mang asep celupkan saat itu, lalu mengarahkan kewajah aldi . Emak dan babeh aldi hanya menyaksikan saat itu apa yang bakal dilakukan mang asep selanjutnya. Sontak aldi pun terkejut dari expresi dia yang sedang senyum-senyum bahagia. Berubah 180 derajat menjadi heran?. " Eh! Eh! Eh! Bentar apa-apaan ini mang!?, ungkap aldi, sembari merubah posisi dia yang sedang berbaring di sofa seketika menjadi duduk. Mang asep masih melakukan gerakan sama ketika aldi mulai bangkit dan duduk dari posisinya. " Pratt... Prat... Prat... " ( cipratan air kembali) Disusul dengan ucapan mang asep menggunakan bahasa daerah!. " Sokk siahhh jurigg, kaluar ti tubuh den aldi, tong ganggu den aldi deui" , ujar mang asep . Yang artinya ; ( hey kamu setan, keluar dari tubuh aldi, jangan ganggu aldi lagi) . Disusul emak aldi berbicara. " Nah, nah mang udah sadar alhamdulillah, udah keluar setannya! ," Ujar bu yanti. " Astagfirullah emak, babeh, mang asep!. Aaaaaaaaaaaaaaaa.......... Dikira aldi kesurupan apa! " Ungkap aldi menaikan nada bicaranya. Dan kesal atas moment itu. Saat itu emak dan babeh aldi yang sedang menyaksikan tingkah mang asep seketika tertawa terbahak-bahak melihat anak bujangnya, yang dikerjain oleh mang asep. Disusul dengan mang asep berpamitan untuk kerja lagi . " Alhamdulillah bu, pak, langsung keluar mahluk halusnya dari den aldi, udah aman sekarang, kalo gitu saya lanjut kedepan lagi yah takutnya toko lagi rame. Asalamualaikum " Ujar mang asep. Sembari tertawa lepas saat melihat moment itu,emak dan babeh aldi sempat menjawab dari ucapan mang asep. "Walaikumsalam " Jawab kompak babeh dan emak aldi sembari tertawa. " Hahahahahahahaha, yaudah mang asep terimakasih yah " Ujar dari bu yanti kepada mang asep.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN