Keesokan harinya di hari jumat! .
"Yaudah nak mamah kesekolah kamu dulu yah, pasport sama visa udah di urus semuanya jadi senin kita berangkat sayang!, kamu istirahat ajah dulu have fun ya sayang " Ucap bu hetty , yang saat itu akan pergi kesekolah sesil, serta tidak lupa memberikan kecupan ke kening anaknya sebelum pergi.
bu hetty akhirnya bergagas pergi ke sekolah anaknya,untuk mengurus kepindahan anaknya itu.
" Iya mah, maaf sesil gak bisa nemenin yah, sesil pengen istirahat dulu mah seharian dirumah, dah mah love you! , ujar sesil sembari tersenyum.
Akhirnya bu hetty pun pergi meninggalkan rumahnya saat itu.
Sesil pun yang saat itu sedang berada di pintu masuk rumahnya , bergegas untuk pergi duduk bersantai kearah ruang TV, iya pun duduk di sofa yang empuk, terlihat Bu Tini yang saat itu sedang beres-beres rumah, mencoba menghampiri sesil.
" Maaf non bu Tini ganggu, non mau bu Tini ambilin cemilan gak? Buat nyemil sambil nonton TV " Ungkap bu Tini pada sesil.
" Gausah bu nanti ajah, oh iya bu! Makasih yah!" , ujar sesil.
" Makasih buat apa non? " Tanya bu Tini heran.
" Makasih bu, waktu kecil ibu udah ngurusin sesil, kan sekarang sesil mungkin bakal di Singapura untuk beberapa tahun bu, pasti nya bakal kangen nanti suasana dirumah ini, sama masakan bu Tini ". Ungkap sesil sembari tersenyum ke arah bu Tini.
" Ehh si non! Itu mah udah jadi tugas ibu non, ngapain mesti bilang makasih segala sih non, oh iya non nanti kalo libur sekolah ,janji yah?,bakal liburan kesini, bu Tini sebetulnya aga berat non ketitipan rumah ini sama nyonya?, meskipun mamah papah non ngasih kepercayaan yang besar untuk ibu,untuk urusin rumah ini selama non dan keluarga disana ,ya pastinya tetep tanggung jawabnya besar banget non buat ibu " , ujar bu Tini merasa cemas
" Hihih ( sesil tertawa kecil) , ngapain berat sih bu, ibu kan tinggal disini udah lama banget, dari sesil belum lahir pun,dulu kata mamah ibu selalu ngurusnya sendiri, justru mamah itu udah nganggap bu tini ini kaya sodaranya, sodara-sodara mamah dan papah juga pada sibuk bu dan rata-rata juga di luar kota ,ibu gausah khawatir disini kan rame juga banyak yang bantuin ibu nantinya,ditambah ada mba ber 2 bu yang bantuin,terus ibu punya tiara juga pasti gakan sepi disini " , ucap sesil sembari tersenyum.
" Iya sih non! Ibu makasih banyak non sama keluarga ini pastinya ibu bakal jaga amanah dari mamah dan papahnya non , eh non? , non jaga diri baik-baik disana yah non, jaga kondisi pokonya semuanya deh yang terbaik buat non , ibu selalu do'akan yang terbaik non buat non dan keluarga ini " . Ungkap bu Tini membalas senyum, dan sedikit berkaca-kaca matanya atas ungkapan dari sesil ,apa yang bu Tini dengar barusan.
" Makasih banyak yang bu " , jawab sesil.
" Yaudah non, non santai-santai ajah dulu, nanti kalo butuh apa-apa kasih tau ibu kalo engga mba yah, ibu mau lanjut beres-beres dulu non " , ujar bu Tini.
" Ok Buu siapp " Sembari tersenyum, dan sesil pun lanjut menonton televisi.
Beberapa jam kemudian!
Latar di sekolah SMA ANGKASA jam istirahat pun tiba! .
" Ciye elahh! Gimana usaha lu al deketin cewe gebetan lu! , ungkap dari ruly,mereka ber 4 berbincang sedikit,sembari berjalan menuju arah kantin.
" Aman bro, kalian tau gak? , gua jadian sama putri! " Ujar aldi tersenyum kepada sahabatnya.
" Hah seriuss??? " , serentak tanpa aba-aba ke 3 sahabat aldi kompak terkejut.
" Widiihhhh ajaib juga lu! , inget lu traktir kita semua, apalagi noh jaka kemarin uring-uringan helm nya di embat! , jawab abi tertawa kecil.
" Gua sih enjoy buat sahabat gua! , yang penting sahabat kita ngerasain pacaran di masa-masa sekolahnya " Timbal jaka.
" Aduh jak, sorry banget yah pokonya makasih deh the best jak! , makasih juga yah bro untuk kalian semua yang udah support gua,berhubung gua lagi seneng banget ini gua traktir kalian udah sampe kantin! " Ujar aldi.
" Asikk bener lu ya " Ujar abi.
Akhirnya beberapa menit perbincangan itu , mereka ber 4 pun sudah duduk di meja yang berada di kantin. Sembari mereka menyantap cemilan-cemilan kecil, jaka yang saat berada di kantin pun sempat memperhatikan kearah mejanya tiara saat itu, yang hanya duduk bersama 2 teman lainnya yang tidak begitu jaka kenali , namun tidak terlihat sesil saat itu di mejanya tiara, lalu jaka pun berkata kepada sahabat-sahabatnya.
" Eh! Eh! Bro! , tumben banget si sesil gada ? , itu liat!, cuma ada si tiara sama 2 temen cewenya, " Ujar jaka kepada 3 sahabatnya, sambil memberikan kode ke 3 sahabat lainya untuk melihat ke arah meja tiara waktu itu.
" Lah iya! , itu putri kodok kemana yah? ", ungkap ruly meneruskan.
Abi pun bertanya kepada aldi,
" Al si sesil kemana? " Tanya abi ke aldi.
" Lahh kok nanya gua? , ya mana gua tau lah! , emangnya gua ngurusin dia apa? , " Jawab aldi yang ketus serta acuh , dan tidak melihat kearah yang 3 sahabatnya lihat saat itu.
" Itu cewe lagi sakit mungkin yah? , " ujar jaka.
" Lah ngapain kalian kepo?, ngurusin cewe itu segala sih! , yaudah sih biarin ajah! " Sangkal aldi ke sahabat nya yang bertanya-tanya penasaran.
Dengan gerakan sikut abi ke arah badan jaka lalu di iringi dengan ucapan.
" Yaelah! Liat sahabat kita noh mentang-mentang udah punya cewe baru, yang lama di lupakan!" Cetus dari abi.
" Hahahahahah " Disusul jaka, abi, ruly tertawa.
" Nah panjang umur tuh si putri sama temen-temennya mau kekantin al, suruh gabung ajah disini kek! , " Ujar ruly yang melihat putri bersama temannya dari jarak yang cukup lumayan deket , disusul dengan abi dan jaka yang sekarang mengalihkan pandangannya ke arah yang ruly lihat , aldi yang sedang fokus makan mie instant saat itu seketika memalingkan wajah nya kedepan dan melihat ke arah yang sama dengan ke 3 sahabatnya.
Perlahan langkah putri dan ke 2 temannya akan tiba melewati aldi dan in the genk nya saat itu. Putri yang sedang melangkah dan aldi yang berada di mejanya pun,curi-curi pandang dan saling melempar senyum antara ke duanya, putri pun telah tiba di meja kantin yang terlihat aldi sedang duduk bersama 3 sahabat lainnya , namun dia hendak akan melewati saja aldi dan in the genk nya, namun langkah putri dan ke 2 teman putri lainnya pun terhenti sejenak, akibat dari godaan salah satu sahabatnya aldi.
" Ekhm! Ekhm! , ciye ilehh ada pasangan baru nih, tunggu dong put, mending gabung ajah sini sama kita, kan jadi nya seru, bener gak bro? " Ujar dari abi dan memberi kode kepada jaka dan ruly untuk membujuk putri dan ke 2 temannya untuk gabung satu meja bersama mereka.
" Apasih bi! " Jawab aldi kepada abi sembari salah tingkah.
Langkah putri pun sedikit terhenti waktu itu, putri pun langsung salting mendengar ucapan dari abi saat itu, terlihat dari pipi dia yang mulai memerah, lalu menjawab ucapan dari abi, dengan perasaan yang masih malu-malu.
" Euuh! Engga, makasih tawarannya, kita ber 3 duduk disana ajah " Ujar putri , dengan perasaan yang malu dan salah tingkah.
" Udah put jangan didengerin yah ucapan temen-temen aku ." Jawab aldi yang mengerti kondisi saat itu.
" Ciyeeeeeeeeeee!, malu-malu nih! " Ke 3 sahabatnya kompak menggoda aldi dan putri.
Sembari mereka ber3 tersenyum cengengesan untuk ke 2 sejoli itu.
Putri pun hanya terdiam akan ucapan dari aldi, lalu diteruskan dengan dia pergi berpamitan kepada 3 sahabatnya aldi, termasuk aldi juga.
" Yaudah, aku kesana dulu yah, euh! Kamu makan yang banyak yah al! " Sembari tersenyum dan mencoba memberanikan diri mengalihkan pandangannya ke arah aldi, serta putri pun bergegas pergi.
" Ciyeeeeeeeeeee, prikitiwwwww " Sorak sorai jaka, ruly, dan abi kompak menggoda hubungan pasangan ke 2 sejoli itu.
Putri pun bersama 2 sahabatnya akhirnya pergi dan memilih meja kosong yang lain saat itu, mungkin hubungan mereka bisa di bilang masih baru jadi masih sedikit ada rasa canggung dan malu-malu diantara keduanya. Jadi putri memilih untuk tidak dulu se meja bersama aldi dan in the genknya.
Aldi yang mendengar ucapan dari putri ,
" Kamu makan yang banyak yah al! ", tak kuasa menahan rasa deg-deg annya, berasa ingin mimisan saat itu sangking saltingnya, wajah dia pun tampak merah sejadi-jadinya, mungkin kali pertamanya dia berpacaran . Jadi masih di bilang malu-malu kucing diantara mereka ber dua.
" Awas-awas pingsan lu al " Ujar dari jaka yang menggoda aldi sekali lagi.
" Hahahaha " Ketawa 3 sahabat aldi lainnya terbahak-bahak .
yang dimana saat moment keseruan itu terjadi dan mereka ber 3 puas menggoda hubungan sahabatnya aldi dan putri.
Aldi pun hanya memberikan balasan kode-kode sikutan tangannya ke tubuh kiri kanan sahabatnya lalu mengatakan.
" Udah! Udah! Udah bro! " Ungkap aldi, agar menghentikan sikap sahabat-sahabatnya untuk tidak meneruskannya lagi.
Disudut pandang lain! .
Ternyata disaat moment keseruan itu terjadi,dari mejanya tiara pun memperhatikan, semua percakapan antara aldi dan in the genknya serta putri dan in the genknnya juga, yang keseruan dari ketawa arah meja aldi! .sempat mengalihkan pandangannya tiara bersama 2 teman tiara lainnya saat itu, namun kedua teman tiara sedang berbincang jadi tidak melihat kearah apa yang tiara lihat saat itu.
Tidak lama kemudian, suara nada pesan terdengar dari handphone tiara , yang berada disaku seragam sekolahnya.
" P " Pesan dari sesil
" Kamu udah istirahat kan ra,Gimana ra aldi? " Lanjut pesan dari sesil.
Tiara yang membaca pesan itu seketika bingung,dia ingin menjelaskan apa yang tiara lihat dan dengar saat itu, perbincangan itu lumayan cukup keras hingga samar-samar tiara dapat mendengar sedikit jelas isi perbincangan sahabat-sahabat aldi. Namun seketika dia mengurungkan niatnya untuk mengungkapkan apa yang dia dengar dan lihat saat itu , karena ingin menjaga perasaan sahabat baiknya, dan tidak menceritakan hal itu kepada sesil.
" Aldi sama 3 sahabatnya lagi asik makan ra di kantin , sambil becanda-becanda biasa, tapi kelihatannya tadi salah satu teman dari aldi memperhatikan meja aku terus ra ! ." Jawab tiara memberikan pesan balik kepada sesil.
Ternyata tiara lebih memilih menutupi hal yang barusan dia lihat dan dengar kepada sesil, tujuan dia saat itu, agar sesil sahabat baiknya yang akan pergi ke Singapura tidak semakin down dan kepikiran akan berita yang baru saja tiara dengar saat itu. Lebih tepatnya menjaga dulu perasaan sahabat baiknya.
" Ok ra, aku tunggu di rumah yah, nanti kalo kamu gak cape, temenin aku jalan ke taman ra!. " Jawab sesil memberikan pesan balasan.
Akhirnya percakapan antara sesil dan tiara di handphone pun berakhir, Namun tiara yang melamun saat itu memikirkan tentang sahabat baik nya, dia pun hanya bisa mengungkapkan dalam hatinya saja.
" Maafin aku sil, aku gak bilang soal ini kekamu, aku pingin kamu tidak terlalu kepikiran nantinya selama kamu di Singapura, sekali lagi aku minta maaf sil " , gumam tiara dalam hati , dan expresi dia sedikit lesu, bahkan sangking pedulinya ke sahabat sekaligus majikannya dia pun berkaca-kaca matanya saat itu.
Dan dia lebih memilih untuk merahasiakan saja, dan mulai fokus meneruskan sarapannya saat itu, sembari di temani 2 teman lainnya.