Marco Kembali ke istana setelah memberikan ancaman pada Jennifer agar tidak mengganggu Claire lagi. Marco tidak bisa berhenti memikirkan dan mengkhawatirkan Claire, di otaknya hanya ada Claire dan Claire! Tok... tok… tok… Marco mengetuk pintu kamar Claire. “Masuk!” jawab Claire. Claire yang sedang berbaring melihat sosok Marco masuk ke dalam kamarnya, Marco berjalan mendekatinya lalu duduk di sampingnya. “Sudah merasa lebih baik?” tanya Marco dengan penuh perhatian. “Sudah menemuinya?” Claire balik bertanya. Marco menarik napas lalu menghembuskannya dengan berat, “Sudah.” “Sudah berbicara dari hati ke hati?” “Hanya berbicara saja, tidak pakai dari hati ke hati! Claire dengar, bisakah kita tidak membicarakannya saat sedang berdua seperti ini?” “Salah ya? Kalau aku ingin tahu apa

