Sepeninggal Sheela, Zevho menerima amplop bayaran seperti biasa. Namun, ia temukan kalau jumlahnya dua kali lipat dari yang biasa ia peroleh. Ia sangat terkejut dan juga sedih di saat yang bersamaan. Zevho akhirnya memasang tanda tutup. Ia ingin mengenang Sheela dengan berkabung. Dalam penglihatannya tadi, Sheela sudah jelas akan dijemput oleh malaikat maut. Tapi, ia tidak tahu siapa yang punya niat jahat pada wanita itu. Zevho memadamkan lampu ruangan depan dan duduk di depan bola kristalnya. Biasanya, ia butuh pelanggannya memegang permukaan kaca agar ia bisa rasakan energi yang disalurkan oleh mereka melalui bola kacanya. Tapi, kali ini ia ingin coba bayangkan wajah Sheela untuk tahu seperti apa keadaannya. Tidak selamanya bisa, tetapi terkadang akan muncul dalam kepalanya. D

