Becak motor yang mengantarku berhenti di depan sebuah rumah yang sepertinya kosong sudah cukup lama. Aku heran sekaligus bingung kenapa bapak itu mengantarku ke tempat ini. “Ini rumah siapa, Pak?” tanyaku. “Rumahnya Pak Darmo, Mbak. Kan, Mbak mau ke rumah ini?” “Tapi rumah ini kayak nggak berpenghuni gitu.” “Iya, Mbak. Makanya saya juga heran. Kok, masih ada aja yang nyari-nyari Pak Darmo.” “Memangnya kenapa kalau nyari-nyari Pak Darmo, Pak?” “Tiga tahun lalu Pak Darmo sekeluarga tewas dalam kecelakaan lalu lintas, Mbak. Rumah ini nggak berpenghuni dan nggak ada yang merawat sejak kematian tragis Pak Darmo sekeluarga.” “Memangnya kecelakaannya di mana?” “Nggak jauh dari tempat berhentinya bus. Pak Darmo sama istri dan anaknya yang masih umur tiga bulan baru turun dari bus.

