“Za?” Aku memanggil Akhza perlahan tanpa menoleh padanya. Tatapanku tetap terpaku pada bingkai foto yang menampilkan sosok familier di mataku. “Ya, Sayang?” jawab Akhza. “Perempuan di foto ini siapa, ya, Za?” tanyaku ragu. Terdengar suara Akhza menggeser kursi kerjanya. Lalu kemudian dia berada di belakangku sambil memeluk pinggangku. “Ini, loh,” jawabku menunjuk ke arah foto yang menjadi pusat perhatianku selama beberapa menit terakhir. “Nggak tahu. Biasanya ada keterangan di bawah fotonya. Nama, lokasi dan tahun pengambilan foto. Coba cek.” “Nggak ada, Za.” “Oh… Mungkin anak penjajah pada masa itu. Yang jelas pasti ada hubungannya sama bangunan-bangunan di sini karena yang foto-fotonya dipajang di kantor ini pasti memiliki hubungan. Entah pemilik, pekerja atau keluarga pemi

