Keesokan paginya aku menunggu kedatangan Mbok yang kata Pak Maki bisa membantuku mencari tahu soal sejarah bangunan-bangunan di tempat ini. Namun Mbok hari ini berhalangan datang untuk beres-beres rumah. Kata Pak Maki mungkin karena kemarin pagi sudah datang. Akhirnya aku dan Mama sepakat lalu memutuskan untuk bertahan di rumah ini semalam lagi demi bertemu dengan Mbok. Siang ini hujan turun dengan lebatnya. Langit di luar juga sangat mendung seperti hari sudah mendekati petang. Mama sedang tidur siang sementara aku tidak bisa tidur karena suara angin dan petir saling bersahutan. Rumah ini termasuk minim pencahayaan matahari, sehingga ketika matahari tidak bersinar cerah sebentar saja sudah mampu membuat rumah ini tampak setingkat lebih gelap tanpa bantuan sinar lampu. Apalagi kondisi se

