Aku menolak dengan keras saran dari Akhza untuk melakukan perawatan dan pengobatan di kota. Aku bahkan menghubungi Mama dan menolak semua saran dan bantuan yang diberikannya. “Kalau kamu mau, Mama bisa menemani kamu mengunjungi Mas Kono, Mon,” saran Mama waktu aku menolak saran dan bantuannya. “Aku coba sebisaku dulu, Mam. Aku nggak mau melibatkan lebih banyak orang lagi. Takut semakin memperkeruh suasana dan membuat Janice semakin murka sama aku. Mama juga jangan ke tempat Mas Kono tanpa sepengetahuanku,” ujarku memperingatkan Mama. “Tapi mau sampai kapan kamu hidup di bawah bayang-bayang noni belanda itu, Mon?” “Mama percaya aku, kan? Percaya kalau noni belanda itu ada di sekitarku dan menggangguku?” “Kalau inget-inget masa kecil kamu, Mama percaya-percaya aja, sih, Mon. Kamu b

