AUTHOR
Lytha berusaha menghindar dari Nathan seperti pagi ini saat kembali nathan menawarkan untuk ke sekolah bersama saat melihat lytha berjalan kaki menuju sekolah. Selain menghindari perlakuan sinis teman-temannya apabila melihat nathan dengan dirinya bersama, saat ini ada perasaan malu saat bertemu nathan karena lytha akan terus teringat kejadian di Toko Buku bekas.
"nath aku mau ngomong sama kamu"
"ngomong aja"
kudengar suara merry yang sedang berbicara dengan nathan.
"gak disini, kita masuk aja"
Lytha segera bersembunyi didalam lemari yang ada diruangan kelas kosong yang sering aku gunakan untuk membaca buku. Ruangan ini jauh dari keramaian karena memang letaknya yang terpisah dengan gedung lain membuatku nyaman membaca ditempat ini. Saat lytha mendengar perkataan merry, lytha menyadari bahwa tujuan mereka pasti ruangan ini karena tak ada ruangan lain disekitar mereka.
Celah yang ada antara lemari itu membuat lytha dapat melihat kejadian diruangan itu, sebenarnya tidak ada maksud lytha untuk menyaksikan namun dia tidak punya pilihan lain selain bersembunyi. Lytha merasa akan sangat canggung apabila dia memperlihatkan dirinya disaat ada pembicaraan yang sepertinya penting dinatara nathan dan merry.
Kulihat merry menarik dasi nathan yang membuat tubuh nathan maju kearah merry, lytha menutup mulutnya dengan kedua tangannya saat melihat merry mencium bibir nathan dan tangannya menarik tengkuk nathan membuat merry semakin dalam menikmati bibir nathan selama beberapa menit.
"nath aku suka sama kamu" merry menyatakan perasaannya setelah ciuman panas yang ia lakukan
"mmm, tapi gw ga suka sama lo" nathan menjawab santai
"kenapa? suka sama cewe miskin itu" lytha yang mendengar mengepalkan tangannya menahan amarah, karena sudah pasti maksud merry adalah dirinya
"kalo iya kenapa?" lytha kembali membekap mulutnya sendiri mendengar perkataan nathan
"lo gila ya, nolak gw hanya karena cewe miskin kaya dia. gw kurang apa dibanding cewe miskin itu?" Merry juga sudah tidak menggunakan kata aku kamu kepada nathan karena amarahnya
"apa sih lo banding-bandingin orang. semua orang punya kekurangan dan kelebihan. termasuk gw, lo, sama orang yang lo maksud"
"gw bener-bener ga terima kalo sampe lo milih dia daripada gw" merry memukul-mukul d**a nathan kencang melampiaskan kekesalannya dan berlari keluar dari ruangan itu
"apa-apaan sih tuh anak" nathan memukul pintu lemari besar tempat lytha bersembunyi menumpahkan kekesalannya pada merry.
Lytha kaget membuat tubuhnya mundur secara otomatis menabrak bagian belakang lemari. segera lytha membekap mulutnya kembali agar tidak bersuara. Namun debu yang berjatuhan akibat goncangan lemari masuk ke indra penciuman lytha.
"haaachiiihhh....haaaachiiiih"
Nathan sontak membuka pintu itu namun lytha berusaha menahan dari dalam.
BRAAAAK
"awwwww,,,aduuuuh" yah sekuat apapun lytha berusaha menahan lemari tersebut kekuatannya tidak sebanding dengan nathan.
Lytha tersungkur dilantai