BAB 75 BULAN MADU ALA TABAH

1718 Kata

“Karena kita sedang berbulan madu, sudah pasti aku tidak menginginkan kita berdua mendapatkan gangguan!” Tabah menggenggam jemari Clara menuju rumah tersebut. Sementara sopir dan satu orang pengawal Tabah meninggalka mereka berdua, entah pergi kemana. “Tunggu sebentar, aku akan mengambil kunci pintu rumah ini!” Tabah meninggalkan Clara berdiri di depan pintu yang masih tertutup rapat. Ia berjalan menuju sebuah pot bunga yang besar. Diangkatnya pot bunga tersebut, kemudian ditangannya sudah ada kunci rumah. Dirinya berjalan kembali ke arah pintu, lalu dimasukkannya kunci ke lubang kunci. Terdengar bunyi klik pintu pun dapat dibuka dengan mudahnya. Clara menggenggam jemari Tabah dengan erat, karena ia merasa takut. Tabah pun mengetahui hal itu. “Kau tidak perlu takut di sini tidak ada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN