BAB 74 MENIKAH KEMBALI

1758 Kata

“Dasar kamu ini, Tabah! Pandai sekali kamu membujuk ibu, baiklah kamu ibu ijinkan untuk bertemu dengan Clara, tetapi di sini saja, karena ibu tidak percaya, kalau kamu hanya berdua saja dengannya!” Tegas ibu Tabah. Tabah memasang wajah kecewa mendengarnya. “Ayolah, Bu! Tidak akan terjadi sesuatu yang buruk kepada kami hanya dengan bertemu. Ibu tidak mau berdosa, bukan memisahkan pasangan suami istri!” Ibu Tabah melotot, ia lalu bangkit dari duduknya dan memukul pelan pundak Tabah. Dengan tegas ibunya mengatakan, kalau yang berdosa itu Tabah, karena tidak mendengarkan apa katanya sebagai ibu. Namun, ibunya mengalah juga dengan membiarkan Tabah masuk rumah, tetapi mereka hanya diberikan waktu untuk bertemu satu jam saja. Tabah mengacungkan jempol ke arah ibunya, kemudian ia bergegas mas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN