BAB 80 MASA LALU TABAH YANG MENGUSIK KETENANGAN

1635 Kata

“Kenapa bulan madunya hanya sebentar saja? Apa kalian bertengkar?” Selidik Ibu Tabah menatap pasangan pengantin baru itu secara bergantian. “Anak-anak, biar masuk dulu Bu, baru ditanya!” Tegur Ayah Tabah yang muncul dari dalam kamar. Dengan tersenyum, sambil merangkul pundak Clara dengan rasa sayang. Clara dan Tabah pun dipersilakan untuk masuk rumah. Keduanya meminta ijin untuk langsung masuk kamar mereka, karena perjalanan yang jauh membuat keduanya merasa lelah. Sesampainya di kamar mereka Tabah langsung merebahkan dirinya di atas tempat tidur, sambil memejamkan mata ia berkata, “Kau duluan yang ke kamar mandi, tetapi jangan lama-lama, kalau tidak mau kususul!” Clara memasang wajah galak ke arah Tabah, yang sayangnya tidak melihat apa yang dilakukannya. Masuk kamar mandi, Clara l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN